Senin, 13 April 2020

MANAJEMEN SUMBER DATA

Nama              : Rona Elfiza
Nim                 : 11170850000022

MANAJEMEN SUMBER DATA




A.   Manajaemen Database











         Manajemen sumber daya data adalah sebuah aktivitas manajerial yang mengaplikasikan              teknologi sistem informasi dalam tugas untuk mengelola sumber daya data organisasi.                          Tujuannya adalah agar dapat memenuhi kebutuhan informasi bagi pihak-pihak yang                             berkepentingan dalam bisnis, baik pihak internal maupun pihak eksternal.



B.   Dasar-dasar Database











1.      Character 
Merupakan elemen data yang paling dasar (dari sudut pandang pemakai), yang  biasanya berupa huruf/alfabet, angka/numerik, maupun simbol lainnya dalambentuk tunggal.
2.      Field
Merupakan sekumpulan karakter yang saling berhubungan. Secara spesifik, sebuah       data field mewakili sebuah atribut (karakteristik atau kualitas) dari suatu entitas (obyek,           orang, tempat, atau kejadian).
3.      Record
Merupakan sekumpulan field yang mendeskripsikan atribut dari suatu entitas. Dengan kata lain, record  mewakili kumpulan atribut yang mendeskripsikan sebuah entitas tunggal. Misalnya, catatan (record) atas gaji seseorang terdiri dari atribut-atribut seperti nama, nomor karyawan, dan besarnya gaji.
4.      Database
Merupakan sekumpulan elemen data yang terintegrasi dan terhubung secara logik. Database menggabungkan record-record menjadi suatu elemen yang tunggal. 




C.   Struktur  Database












Hubungan antar elemen data di dalam database didasarkan atas suatu struktur database (Database Structure) yang terdiri dari lima struktur :
1.      Struktur Hirarkis (Hierarchical Structure)
Membentuk hirarki atau struktur seperti pohon. Dalam model hirarkis tradisional, semua records saling bergantung dan disusun dalam struktur multilevel yang terdiri dari satu akar record dan banyak level bawahan.
2.      Struktur Jaringan (Network Structure)
Struktur ini mewakili hubungan yang lebih kompleks dan masih digunakan oleh beberapa mainframe DMBS. Pengembangan dari struktur hirarkis ini memungkinkan hubungan pemetaan dari “banyak ke banyak” (many-to-many).
3.      Struktur Relasional (Relational Structure)
Struktur ini yang paling sering digunakan daripada tiga struktur lainnya. Berbentuk tabel-tabel yang dikaitkan dengan suatu hubungan (relational). Model ini banyak digunakan dalam software DBMS seperti MS Access. Struktur ini dapat menghubungkan berbagai elemen dari berbagai tabel untuk keperluan end user.
4.      Relational Operations
Terdapat tiga basic operations yang dapat diterapkan pada relational database untuk menciptakan seperangkat data yang berguna.
·         Select Operation
Dapat digunakan untuk membuat subset of records yang telah memenuhi kriteria yang ada.
·         Join Operation
Dapat digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih temporary table sehingga user dapat melihat relevant data dalam suatu bentuk tabel yang besar.
·         Project Operation
Dapat digunakan untuk membuat subset of column yang terdapat dalam temporary table dengan cara select and join operations. 

5.      Struktur Multidimensional (Multidimentional Structure)
Merupakan variasi dari relational model yang menggunakan struktur multidimensi untuk mengorganisasi data dan menyajikan hubungan antar data. Setiap cell dalam struktur multidimensional berisi data agregat mengenai elemen data serta masing-masing dimensinya. Digunakan untuk memanipulasi data yang memiliki banyak hubungan. Struktur ini mendukung aplikasi OLAP (Online Analytical Application).

6.      Struktur Berorientasi Obyek (Object-Oriented Structure)
Struktur ini dianggap sebagai salah satu kunci teknologi generasi baru dalam bidang multimedia. Model ini juga mendukung inheritance, maksudnya, objek-objek baru dapat dibuat secara otomatis dengan mereplikasi beberapa atau semua karakteristik dari satu atau lebih parent object. Kemampuan melakukan pemangkasan memungkinkan model ini menangani data-data yang lebih rumit seperti gambar, grafik, dan audio.





       D.     Perencanaan Data dan Desain Database 
        Proses perencanaan ini dimulai dari atas ke bawah. Para DBA awalnya bekerja sama                  dengan manajer dari end user untuk mengembangkan enterprise model yang mendefinisikan                proses bisnis dasar suatu perusahaan. Kemudian, para end user harus mengidentifikasi kunci                elemen data yang diperlukan untuk menunjukkan aktivitas-aktivitas bisnis tertentu.


 E.  Jenis- jenis Data

1.      Operational database

Database ini menyimpan data rinci yang diperlukan untuk mendukung operasi dari seluruh organisasi. Mereka juga disebut subject-area databases (SADB), transaksi database,  dan  produksi  database.  Contoh: database pelanggan, database pribadi, database inventaris, akuntansi database.

2.      Analytical database

Database ini menyimpan data dan informasi yang diambil dari operasional yang dipilih dan eksternal database. Mereka terdiri dari catatan informasi yang dirangkum (paling dibutuhkan) oleh sebuah  organisasi manajemen dan End-user lainnya. Beberapa orang menyebut  analitis database sebagai multidimensi database, manajemen database, atau informasi database.

3.      Data warehouse

Sebuah data warehouse menyimpan data dari saat ini dan tahun-tahun sebelumnya – data yang diambil dari berbagai database operasional dari sebuah organisasi. Data warehouse  menjadi sumber utama data yang telah diperiksa, di edit, standar dan terintegrasi sehingga dapat digunakan oleh  para  manajer dan pengguna  akhir lainnya  di seluruh  organisasi  profesional.

4.      Distributed database

Dalam sebuah database terdistribusi, database disimpan pada beberapa komputer. Komputer-komputer dalam sebuah sistem terdistribusi berhubungan satu sama lain melalui bermacam-macam media komunikasi seperti high-speed buses atau telephone line

5.      End-user database

Database ini terdiri dari berbagai file data yang dikembangkan oleh end-user di workstation mereka. Contoh dari ini adalah: koleksi dokumen dalam spreadsheet, word processing dan bahkan download file.

6.    External database

Database ini menyediakan akses ke eksternal, tersedia untuk pengguna akhir dan organisasi dari layanan komersial. Akses ke kekayaan informasi dari database eksternal tersedia dengan biaya dari layanan online komersial atau tanpa biaya dari banyak sumber di internet misal: search engine seperti google, yahoo, dll

7.      Hypermedia databases on the web

Hypermedia database merupakan kumpulan dari halaman-halaman multimedia yang saling berhubungan di sebuah situs web. Mereka terdiri dari home page dan halaman hyperlink lain dari multimedia atau campuran media seperti teks,grafik, gambar foto, klip video, audio dll.

8.      Navigational database

Dalam navigasi database, queries menemukan benda terutama dengan mengikuti referensi dari objek lain.

9.      In-memory databases

Database di memori terutama bergantung pada memori utama  untuk penyimpanan data komputer. Ini berbeda dengan sistem manajemen database yang menggunakan  disk berbasis  mekanisme  penyimpanan

10.  Document-oriented databases

Document-oriented databases merupakan program komputer  yang dirancang untuk  aplikasi berorientasi dokumen. Sistem ini bisa diimplementasikan sebagai lapisan di atas sebuah database relasional atau objek database.

11.  Real-time Database

Real Time Database adalah sistem pengolahan dirancang untuk menangani beban kerja yang dapat berubah terus-menerus. Ini berbeda dari database tradisional  yang mengandung data  yang  terus-menerus, sebagian besar tidak terpengaruh oleh waktu. Sebagai contoh, pasar saham berubah dengan cepat dan dinamis.

12.    Relational Database

Relational database adalah suatu model basis data yang menggunakan tabel dua dimensi, yang terdiri atas baris dan kolom untuk menggambarkan sebuah berkas data.


  F.  Pendekatan Manajemen Database

           Pendekatan manajemen basis data mengonsolidasi catatan data, yang sebelumnya                        memegang arsip terpisah, ke basis data yang dapat diakses oleh banyak program aplikasi                      yang   berbeda. Tambahannya, suatu sistem manajemen basis data ( database manajemen                     system - DBMS ) bertindak sebagai sebuah perangkat lunak antarmuka antara pengguna dan               basis data, yang membantu pengguna mengakses data dengan mudah dari sebuah basis data.               Sehingga manajemen basis data melibatkan penggunaan perangkat lunak manajemen basis                  data untuk mengendalikan bagaimana basis data dibuat, ditanyai, dan dipertahankan untuk                   memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna akhir.


·       Database Management System
DBMS adalah software utama dalam pendekatan manajemen database. Software ini mengendalikan pembuatan, pemeliharaan dan penggunakaan database organisasi dan end users. Contoh DBMS software yatiu MS. Access, Lotus Approach dan Corel Paradox. Database ini bisa dikelola di PC , server jaringan ataupun web.
·         Membuat database baru dan aplikasi database
·         Memelihara kualitas data
·         Menggunakan database organisasi untuk informasi pada end users
Keunggulan DBMS antara lain sebagai berikut :
§  Mengurangi duplikasi data atau data redundancy
§  Menjaga konsistensi dan integritas data
§  Meningkatkan keamanan data
§  Meningkatkan effisiensi dan effektivitas penggunaan data
§  Meningkatkan produktivitas para pengguna data
§  Memudahkan pengguna dalam menggali informasi dari kumpulan data
§  Meningkatkan pemeliharaan data melalui independensi data
§  Meningkatkan pemakaian bersama dari data
§  Meningkatkan layanan backup dan recovery data
§  Mengurangi konflik antar pengguna data


Kelemahan DBMS antara lain sebagai berikut :
§    Memerlukan suatu skill tertentu untuk bisa melakukan administrasi dan manajemen database agar dapat diperoleh struktur dan relasi data yang optimal
§   Memerlukan kapasitas penyimpanan baik eksternal (disk) maupun internal (memory) agar DBMS dapat bekerja cepat dan efisien.
§       Harga DBMS yang handal biasanya sangat mahal
§       Kebutuhan akan sumber daya (resources) biasanya cukup tinggi



Simpulan

Manajemen basis data memengaruhi penyimpanan dan pengolahan data. Data yang dibutuhkan oleh aplikasi yang berbeda yang dikonsolidasi dan terintegrasi dalam beberapa basis data umum daripada disimpan dalam banyak arsip data mandiri. Jadi, pendekatan manajemen basis data menekankan pembaruan dan memelihara basis data umum, memiliki program aplikasi pengguna yang membagi data di dalam basis data, dan menyediakan sebuah pelaporan dan sebuah pertanyaan/kemampuan merespons, sehingga pengguna akhir dapat menerima laporan dengan mudah dan merespons dengan cepat untuk meminta informasi.
Data secara logis dapat diorganisasi menjadi karakter, bidang, catatan, arsip, dan basis data.Ada 5 struktur basis data fundamental adalah hierarkis, jaringan, relasional, berorientasi objek, dan model multidimensional serta melakukan evaluasi struktur basis data tersebut. Bagaimanapun, pengembang basisdata korporat yang besar membutuhkan usaha perencanaan data atas-bawah yang dapat melibatkan pengembangan perusahaan dari model hubungan entitas, area basis data subyek, dan model data yang merefleksikan elemen data logis dan hubungan yang dibutuhkan untuk mendukung operasi dan manajemen proses bisnis dasar dari organisasi.
Manajemen sumber data adalah aktivitas manajerial yang menerapkan teknologi informasi dan alat perangkat lunak pada tugas pengelolaan sebuah sumber data organisasi.Beberapa jenis basis data digunakan oleh organisasi bisnis, termasuk operasional, distribusi, dan basis data eksternal.Pergudangan data adalah sumber data terpusat dari basis data lain yang telah dibersihkan, ditransformasi, dan dikatalogkan untuk analisis bisnis dan aplikasi pendukung keputusan. Data itu termasuk penggalian data, yang mengusahakan untuk mencari pola tersembunyi dan tren di gudang data.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar